Tayang Perdana di Amerika, Film "Black Panther" Pecahkan Rekor - Review Film

Minggu, 18 Februari 2018

Tayang Perdana di Amerika, Film "Black Panther" Pecahkan Rekor

Film pertama Marvel, "Black Panther" yang disutradarai oleh seorang keturunan Afrika-Amerika, berhasil mengumpulkan sekitar 192 juta dollar atau sekitar Rp2,6 triliun untuk debut tiga hari di Amerika Utara pada akhir pekan ini. Ini adalah tayangan perdana terbesar kelima sepanjang masa.

Pemutaran film "Black Panther" yang dibintangi Chadwick Boseman dan Michael B. Jordan tidak hanya melebihi ekspektasi masyarakat, namun juga memecahkan banyak catatan box office.

Ini menjadi sebuah rekor untuk penayangan perdana terbesar bagi direktur keturunan Afrika-Amerika, setelah sebelumnya milik F. Gary Gray dan "The Fate of the Furious," dengan total 98 juta dollar pada bulan April lalu.

Disney memperkirakan bahwa film tersebut akan menghasilkan 218 juta dollar di dalam negeri hingga liburan akhir pekan selama empat hari. Film ini menghasilkan pembukaan 361 juta dollar di seluruh dunia.
"Black Panther" juga memecahkan rekor penayangan perdana pada bulan Februari, yang termasuk dalam "Deadpool," film superhero R-rated dari 20th Century Fox yang menghasilkan 132 juta dollar saat dibuka pada tahun 2016.

Ini adalah penayangan perdana terbesar kedua untuk film Marvel Studios, di bawah film "The Avengers" tahun 2012. Kemudian diiringi film  hits lainnya, seperti "Avengers: Age of Ultron," "Captain America: Civil War" dan "Iron Man 3." 

Akhir pekan yang memecahkan rekor adalah momen penting bagi Hollywood. Dengan "Black Panther" yang mencapai box office tertinggi yang telah melampaui judul film Afrika-Amerika lainnya, keseluruahn film ini dapat mempengaruhi perubahan di industri ini dengan mendorong keragaman di depan dan di belakang kamera.
Film ini merupakan "tonggak penting," menurut analis media senior comScore (SCOR) Paul Dergarabedian.


'Black Panther' melampaui harapan box office termegah sekaligus meruntuhkan penghalang sinematik dan menandai titik balik dalam evolusi genre ini, "katanya.
Film ini berhasil mendapat skor "A+" dari penonton dan skor 97% (hampir sempurna) di situs review Rotten Tomatoes, yang menjadikannya salah satu film superhero best-reviewed sepanjang masa.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar